december 2009, westcoast to southcoast java
start tgl 18th gw sm tmn 'afi' brangkat ke jkt ktmuan ama 2 tmn lg dsana 'ficka & gilang, sampe jkt mlmnya lgsg opening reggae party di BBS cafee..reggae'an ampe pagiii...tapi mas tonny q nya ga mucul g apa lah...
19th pagi meluncur ke carita, sampe dihomebreak disambut tmn2 CSC 'carita surfing club', lgsg dcariin kamar n malemnya di invite ke acara reggae party (again)...packing barang trus meluncur ke pasauran..beuh fuckin flattt...lanjut ke jambu..lumayan ada spdp surf sampe sunset..balik ke kamar, then go to reggae party...
20th pagi2 cek ke pasauran n jambu lg,kali ini nyemplung di pasauran lmyn...siangnya pamitan, mo lanjut ke ocean queen aka pl.ratu..mampir ke spot binuangeun n karang malang reef...plattt...lewat bayah..platt jg...sampe sawarna udah maghrib jd ga sempet nyemplung...lanjut cisolok n cekin di hotel deket sunset.
21th cek cimaja flattt..akhirnya nyemplung di sunset 3-4 feet left n right hander,fun surf today...
22th pagi ampe sore sunset lg more powerfull...mlmnya bakar ikan (again)...
23th siang akhirnya swell dateng jg dcimaja...nyemplung walau parno ktnya ada buaya lepas 7 biji yg ktangkep br 1..hiyyy...siangan swell cimaja makin abiss...packing2 n checkout deh..next dest..masuk loji...fuckin flaattt...lanjut rute jampang kulon turtle ujung genteng...wuiii...surutttnyaa minta ampunnn...klo mo bunuh diri tepat bgt momennnya..eheh..akhirnya diputuskan lanjut jln lg....
rencana mo tengok orange juice,pamayang garut..tp karena jalan malem akhirny lgsg ciamis aja,transit mkn telor 1/2 mtg n bu2r kcang ijo diciamis,n pagi2 sampe jg di reef btk..istirahat...kbetulan hujan lgsg ambil board cek ke legok pari (point) lumayan bwt pmanasan...blk lg ke reef..malemnya cristmas party with couple of foreign surfer...huhu..bsoknya main di reef point...
selama seminggu di btk jadwalnya bgitu doang deh pokoknya..pagi-sore surf malemnya party...sdikit boring di point jd sempet maen ke bulak benda...akhirnya sampai pada ombak akhir taun di reef crowded pisannn lebih dari 20 orang..beuh...baru sekarang liat pemandangan seperti ini...ck..ck..ck..
paginya 1st jan jg msh bgs..sampe tgl 4 di reef bgs..n sempet dapet barel di point...huhuhu...4th kita pulang dr btk, ntah knapa smua personil brasa sedih bgt ninggalin btk kali ini...sampe bandung malem..nongkrong lg di cloud 9 bwt acara penutupan trip...bsoknya kmbali kjkt,gw stay dbdg lg,tp tmn gw ada yg cabut lg kcimaja, msh pnasaran katanya...ahahaha...
pas di btk gw rada lupa hari n tanggal, jd ga berurutan ceritanya..huhuhu...next trip mungkin susuri pantai selatan sampe lombok, ato ke sumatera...mo nabung dulu akh...trims buat lokal di setiap spot yg welcome bgt sm kita2...
Senin, 23 Agustus 2010
Rabu, 18 Agustus 2010
Selasa, 17 Agustus 2010
Carita Surfing Club goes to Billabong Pro Cimaja
Tanjung Lesung Surfing

Agustus 2009, tepat sebelum saya memulai perkuliahan di itb, setelah cek swell menurut forecast dan info dari lokal, Tanjung Lesung point sedang on fire. Spot satu ini bisa dibilang andalan bagi kami, karena karakter ombaknya yang tidak begitu keras dan memiliki lineup yang cukup panjang. Dengan dasar karang yang masih hidup dan air yang jernih menjadi tambahan hiburan disaat kita menunggu ombak, karena kita bisa melihat langsung ikan-ikan yang hilir mudik di dasar laut, namun terkadang agak berbahaya juga karena beberapa surfer pernah menemukan ular laut yang berbisa, dan seringkali ada hiu..hmmm.


Pagi-pagi sekali saya meluncur menuju Tanjung Lesung, sendiri dari rumah dan menjemput beberapa teman di markas Ombak Barat – Carita Surfing Club. Sesampainya di spot ternyata memang betul perkiraannya, kondisi ombak sekitar 3-6 feet glassy…gosok wax papan dan tanpa tunggu lagi langsung nyebur..ini adalah kali pertama saya surfing di point ini, saya yang masih belajar lumayan sulit untuk mencapai point karena letaknya lumayan jauh dari titik pertama turun.


Dipoint ada beberapa surfer bule dan teman-teman dari jakarta fridoun, nabel, gerry. Setelah main beberapa jam akhirnya kita kembali ke darat untuk beristirahat, karena kondisi air sudah semakin surut dan dasar karang sudah semakin terlihat, terlalu berbahaya bila dilanjutkan untuk surfing. Setelah istirahat makan siang kami memutuskan untuk pulang dan menuju carita dan melanjutkan surfing di saad point lippo beachbreak, kondisi ombak cukup memusakan, 3-4 feet leef right hander...hingga hampir petang kami surfing lalu disudahi setelah mendengar adzan maghrib. Kami makan malanm bersama dan setelah itu masing-masing kembali pulang ke rumah.
Pulau Sempu

Sempu ??? Speechless...saat waktu pertama menginjak pasir putih 'segoro anakan'... Pulau Sempu salah satu persinggahan dari perjalanan javatrip08 kita. saya start dari pandeglang (banten) - Bandung - cadas pangeran - Cirebon - Tegal (ditegal saya dijemput teman2 ber 4 yang berangkat dari Jakarta terus menuju Semarang dan singgah semalam - lalu lanjut ke Solo (kita menjemput 3 orang lagi) mampir di pusat batik Laweyan – berangkat lagi menuju Bromo (sampai jam 12 malam, istirahat dan jam 3 pagi mulai hardtop tracking ke penanjakan, puncak bromo, savana, pasir berbisik lalu istirahat semalam di hotel yoschi - sepulang dari pendakian bromo beberapa dari kami pun mulai terserang flu, mungkin karena mengalami perbadaan cuaca yang ekstrim. setelah sarapan pagi kita lanjut ke arah Malang - dan sampai di Sendang Biru jam 3 sore, cuaca tidak mengizinkan untuk menyebrang ke Pulau Sempu dan wisma satu2nya pun full. Sepakat kita berdelapan mendirikan tenda dan sebagian tidur di mobil.

Bangun pagi sarapan dan berkemas lalu kita menyewa perahu nelayan setempat dapet tarif baru 100K padahal infonya sekitar 75K, mungkin kena tarif tahun baruan deh...tapi kebetulan semalam kita betemu rombongan arek malang (Ja'far, Micko, Andre, Lindy) kami sepakat patungan sewa kapalnya. lapor di pos kehutanan dikenakan biaya 30K dan 40K. menyebrang sekitar 15 menitansampailah dibibir pantai pulau sempu. dimulailah tracking di hutan dengan jalan yang berlumpur karena habis hujan kemarin.yang awalnya beralas kaki, akhirnya kita semua nyekeer...dan belepotan lumpur, jatuh beberapa kali dengan telapak kaki terluka kena batu karang.

Setelah kurang lebih 3 jam kita mendaki beberapa bukit akhirnya sekitar jam 11.30 siang kita sampai di pantai "segoro anak" kita disuguhi salah satu tanda kebesaran Tuhan. "THE BEACH" minus ladang ganja, kejar2an sama penjaga ladangnya, dan ikan hiu pastinya! sudah lumayan banyak orang yang ber camp dan kita cari kavling untuk taro barang bawaan, lalu langsung tancap berenang dan bersihin badan dari lumpur dari perjalanan tadi, kaki pun mulai pada terasa perih kena air laut. Setelah bersih, kita dirikan tenda, dan masak sarden dan kornet kebetulan nasi putih sudah bungkus dari sendang biru. Setelah makan kita bingung apakah mau menginap semalam atau balik lagi. melihat persediaan logistik tidak memungkinkan untuk bermalam (karena memang dari awal kita gak rencana untuk menginap) tapi setelah melihat pemandangan seindah ini kita juga bingung untuk cepat-cepat meninggalkannya. Mungkin untuk arek-arek dari sekitar malang dan surabaya bisa bolak-balik kapan saja, tapi bagi kami belum tentu. Lalu dengan pertimbangan persediaan logistik dan menjaga kondisi fisik kami karena perjalanan masih panjang, masih ada jogjakarta, wonosobo, tegal, cirebon, jakarta dan pandeglang lagi, akhirnya kita memutuskan untuk tidak menginap alias balik lagi. Sisa waktu yang cuma beberapa jam kita manfaatin untuk foto-foto, berenang, sun bathing...selesai berkemas tenda, jam 3 kita pamitan ke rombongan arek malang Jafar dkk. sebagian logistik yang masih utuh pun kita berikan ke mereka.

Mulai pendakian pulang...someday i'll be back here for stay long...masih ada beberapa spot yang belum sempat kita nikmatin keindahannya. Di perjalanan pulang kita berpapasan dengan banyak rombongan yang baru menuju segara anak...salah satunya adalah rombongan dari biro perjalanan wisata, anggotanya adalah ibu-ibu, anak kecil dan 2 orang bapak2, sempat bertanya pada kita apakah masih jauh obyeknya...? Muasih Pak!!! kira-kira 2 jam perjalanan lagi, sedangkan cuaca mendung dan mulai gelap menjelang malam. Lalu kita tanya apakah rombongan bapak bawa peralatan2 seperti senter,tenda,cukup logistik sampai besok... diluar dugaan bapak itu malah mengira kalau di obyeknya bakal ada warung jual makanan dll. wahhh..kalo begitu sih kami sarankan bapak dan rombongan untuk kembali ke sendang biru. Karena segoro anakan itu bener-bener harus survive..sedangkan rombongan bapak sama sekali gak ada persiapan.

kami pikir pihak travel agentnya sangat tidak bertanggung jawab, tidak memberikan informasi yang lengkap dan malah tidak menyertai perjalanan menuju obyek segoro anakan...gilaa..tapi apa boleh buat, dengan obyek yang memang benar-benar indah bapak dan rombongannya itupun terus mendaki...pas maghrib kita sampai di sendang biru, langsung menuju wisma kehutanan yang sudah kami booking sebelumnya, istirahat, bersih-bersih, makan malam, dan tepar semua, kita gak ada yang peduli walaupun malam itu adalah malam penhujung tahun 2008, nampaknya kami semua sudah sangat kelelahan, dan melewatkan malam tahun baru di alam mimpi kita masing-masing. bangun pagi, pagi pertama tahun 2009, sarapan, dan berkemas untuk melanjutkan javatrip ke persinggahan berikutnya Jogjakarta.

Saran untuk yang pada mau ke pulau sempu, persiapan logistik harus benar-benar cukup untuk selama disana,terutama air bersih, obat-obatan, dan yang pasti kondisi fisik harus benar-benar fit. mungkin untuk yang biasa mendaki, track itu belum seberapa dibanding mendaki gunung yang tebingnya lebih terjal, tapi bagi yang gak biasa, sudah lumayan menguras tenaga, belum lagi masih banyak barang bawaan. dan yang lebih penting sangat dimohon jangan merusak alam pulau sempu, jangan buang sampah sembarangan, gunakan bahan yang sekali pakai, jangan meninggalkan barang / sampah / apapun itu di pulau sempu.
Sebetulnya semua itu sudah dijelaskan oleh pihak kehutanan waktu kita melapor untuk izin menyebrang ke pulau sempu, tapi ternyata selama perjalanan tracking ke sogoro anakan, kita mendapatkan beberapa kantong plastik, botol plastik air mineral bekas, sandal rusak, kaos/baju rusak, di pantai segoro anakan, kita menemukan pecahan beling botol, dan beberapa oknum menebang pohon, entah untuk kayu bakar/tiang tenda. sangat ironis sekali. pulau sempu adalah satu warisan yang sangat indah yang harus kita jaga bersama, saya sangat yakin kalau dari kita semua tidak ada yang menginginkan pulau sempu jadi obyek wisata pantai seperti yang lainnya, yang penuh dengan sampah dan kerumunan orang gak jelas...maka dari itu alangkah baiknya kalau kita jaga bersama. biarkanlah ekosistem pulau sempu seperti adanya. setuuujuuu khaann...
Langganan:
Postingan (Atom)














